Terbitonenews.my.id || Surabaya, 6 Agustus 2026 – Kepala Keuangan Wilayah (Kakuwil) Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) V Kolonel Laut (S) Arso Bawono, S.E., M.Tr.Opsla., mewakili Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menghadiri Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 Wilayah Kerja Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Dermaga Madura, Koarmada II, Ujung Surabaya. Kamis (6/8/2026).
Kegiatan pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan wujud sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam mendukung distribusi uang Rupiah layak edar ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
Ekspedisi Rupiah Berdaulat menjadi bagian dari upaya negara dalam memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses terhadap uang rupiah layak edar, sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi dan mempertegas kehadiran negara hingga ke pelosok nusantara. Selain mendistribusikan uang layak edar, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencintai, bangga, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Dalam sambutan Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan yang dibacakan oleh Kas Koarmada II Laksma TNI Agam Endrasmoro disampaikan bahwa kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menuntut adanya kolaborasi antarlembaga dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan negara, baik di bidang pertahanan maupun ekonomi, sehingga pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga wilayah perbatasan dan kepulauan terpencil.
Dalam mensukseskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di wilayah Provinsi Jawa Timur, TNI AL menggunakan KRI Terapang-648, kapal yang menjadi salah satu ujung tombak TNI AL dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah kerja Koarmada II dan sekitarnya. Ekspedisi akan menempuh rute pelayaran dari Surabaya- Pulau Sapudi – Tanjung Kiaok – Pulau Raas – dan kembali ke Surabaya dengan total jarak tempuh mencapai 525 Nm.
Keterlibatan TNI AL dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan implementasi tugas TNI AL dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya mendukung program strategis nasional melalui penyediaan dukungan transportasi laut yang aman dan andal. Kehadiran KRI Terapang-648 juga mencerminkan kesiapan TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat konektivitas antarpulau dan pemerataan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga dalam mendukung pembangunan nasional, memperkuat kehadiran negara di wilayah kepulauan, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari laut.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V.
(Pnp)
